Lelaki itu adalah dirimu

Berjalan tak tentu arah

Menambatkan langkah pada setiap jengah

Sejenak singgah, pergi kemudian berlalu


Tempat itu bernama kenangan

Di mana waktu membeku

Hanya ada aku dan kamu

Terpaku menatap langit tak berawan


Rasa itu adalah kesucian

Muncul begitu saja 

Membuntut hingga ke peraduan

Kian kentara, membara


Lelaki itu adalah dirimu

Terasa dekat sekaligus jauh

Menggaung menderu

Nyata dan selalu utuh


Banyumas, 12 Agustus 2021

Saat sepi mulai merebak

Bayangmu hadir tiba-tiba

Meracuni ingatan dan melesak

Sekilas seperti nyata


Aroma masa lalu

Tentang cerita yang tak lekang oleh waktu

Meski tlah terkubur ribuan hari

Rautmu kerap menjelma tanpa kucari

Tersimpan di sini

Di ruang tak berpenghuni


Hei kau,

Mengapa tak mau hilang?


Entahlah, akupun tak tahu

Apalagi kamu. Mungkin?


Banyumas, Jum'at, 29-01-2021, @01.29 a.m.